Gol Kiper Benfica ke Gawang Real Madrid Jadi Trending, Courtois Beri Pelukan

Kiper Benfica

Momen tak biasa terjadi dalam laga terakhir fase liga Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid di Estadio da Luz, Lisbon, Kamis (29/1/2026). Kiper Benfica, Anatoliy Trubin, mencetak gol penutup yang memastikan kemenangan timnya dengan skor 4-2 sekaligus mengantar Benfica ke babak playoff 16 besar.

Benfica sebenarnya sudah unggul 3-2 hingga memasuki masa injury time. Namun, tim tuan rumah masih membutuhkan tambahan gol demi mengamankan posisi di zona playoff. Dalam situasi tersebut, Trubin ikut maju ke kotak penalti lawan untuk menyambut tendangan bebas yang dieksekusi rekan setimnya, Fredrik Aursnes.

Keputusan berani itu berbuah manis. Trubin berhasil menanduk bola hasil umpan silang dan menggetarkan gawang Real Madrid. Gol tersebut disambut sorak sorai publik Estadio da Luz dan mengunci kemenangan Benfica menjadi 4-2. Tambahan satu gol itu memastikan Benfica finis di peringkat ke-24 klasemen akhir fase liga, batas terakhir zona playoff.

Usai peluit panjang dibunyikan, Trubin langsung menjadi pusat perhatian. Ia dikerumuni para pemain Benfica yang merayakan keberhasilan tim lolos ke fase berikutnya. Di tengah euforia tersebut, muncul momen menarik ketika kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, menghampiri Trubin dan memberikan pelukan hangat sebagai bentuk sportivitas dan apresiasi.

Bagi Trubin, gol tersebut bukan hanya menentukan nasib Benfica di kompetisi Eropa, tetapi juga mencatatkan namanya dalam sejarah Liga Champions. Ia menjadi kiper kelima yang berhasil mencetak gol di ajang paling bergengsi antarklub Eropa tersebut, sebuah pencapaian langka bagi seorang penjaga gawang.

Sementara itu, kekalahan ini berdampak pada langkah Real Madrid. Klub raksasa Spanyol tersebut gagal lolos langsung ke babak 16 besar dan harus menjalani jalur playoff setelah finis di posisi kesembilan klasemen fase liga. Tim asuhan pelatih Alvaro Arbeloa kini masih harus berjuang satu tahap lagi untuk mengamankan tiket ke fase gugur.

Pertandingan ini tak hanya menghadirkan drama skor dan ketegangan kompetisi, tetapi juga menampilkan nilai sportivitas antarpemain, yang tercermin dari momen saling menghargai di akhir laga.

Share

Scroll to Top