Sebuah peristiwa namun mengundang tawa terjadi di Kabupaten Bojonegoro dan menjadi viral di media sosial. Dua bocah terlihat mendatangi sebuah toko emas dengan membawa sebongkah batu yang mereka yakini sebagai permata bernilai tinggi.
Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @shufi.embroidery. Dalam rekaman itu, kedua bocah tampak polos dan penuh harapan saat menunjukkan batu yang mereka temukan kepada petugas toko emas, dengan maksud untuk menjualnya.
Namun setelah diperiksa, petugas toko segera menyadari bahwa benda yang dibawa bukanlah batu mulia atau permata, melainkan batu biasa tanpa nilai jual sebagai perhiasan. Menyikapi hal tersebut, pihak toko tidak menunjukkan reaksi berlebihan dan justru tersenyum melihat kepolosan kedua bocah tersebut.
Meski tidak menghasilkan transaksi, momen itu justru menjadi hiburan tersendiri bagi warga sekitar. Video tersebut kemudian menyebar luas dan memancing beragam reaksi warganet. Banyak yang menganggap kejadian itu sebagai potret keluguan anak-anak sekaligus pengingat akan imajinasi dan rasa ingin tahu yang tinggi pada usia dini.
Sejumlah komentar bernada humor turut mewarnai unggahan tersebut. Ada warganet yang berseloroh bahwa kedua bocah tersebut terlalu sering menonton tayangan drama, sementara lainnya mengaku pernah mengalami kejadian serupa dan merasa malu ketika mengetahui benda yang dibawa bukanlah barang berharga.
Kisah ini pun menjadi viral bukan karena sensasi, melainkan karena sisi humanis dan kelucuan yang ditampilkan secara alami. Peristiwa tersebut menunjukkan bagaimana momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari bisa menjadi hiburan positif di tengah arus informasi yang padat di media sosial.
@shufi.embroidery di Bojonegoro kemaren di toko emas gadjah ada 2 bocah menjual batu berwarna putih alhasil tidak bisa dibeli karena bukan batu permata.
