Sebuah video yang menampilkan momen mengharukan di Pelabuhan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang bocah laki-laki yang menangis histeris karena ayahnya belum tiba, sementara kapal yang akan ditumpanginya bersiap untuk berangkat.
Dalam video itu, bocah tersebut tampak ketakutan dan terus memohon kepada petugas agar kapal tidak diberangkatkan lebih dulu. Ia terlihat sangat cemas ditinggal sang ayah, hingga tangisannya menarik perhatian penumpang dan awak kapal di sekitar lokasi.
Melihat kondisi tersebut, pihak kapal akhirnya mengambil kebijakan untuk menunda keberangkatan sementara waktu. Keputusan ini diambil demi memberi kesempatan agar ayah bocah tersebut dapat tiba dan mendampingi anaknya selama perjalanan.
Beberapa saat kemudian, ayah sang bocah akhirnya datang ke pelabuhan dan langsung naik ke kapal. Namun, sikap sang ayah menjadi sorotan warganet. Dalam video yang beredar, ia tampak segera masuk ke kapal tanpa banyak menunjukkan respons terhadap kondisi anaknya yang masih terlihat menangis.
Di tengah situasi tersebut, sang bocah sempat menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas kapal yang telah menunda keberangkatan. Tindakan sederhana itu menuai simpati dari banyak warganet yang menilai kepedulian petugas sangat berarti bagi anak tersebut.
Video ini pun memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian warganet menyampaikan empati terhadap ketakutan sang bocah, sementara yang lain menyoroti sikap ayahnya yang dianggap kurang menunjukkan perhatian. Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan dan menjadi pengingat pentingnya empati dalam situasi publik.
@fano_reis3 anak ini menangis karena bapak nya belom tibah dan kapal hendak lepas tali untuk berangkat
