Warga Desa One Waara, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, dikejutkan dengan penemuan seekor ular piton berukuran sangat besar di kawasan permukiman, Sabtu pagi, 10 Januari 2026. Ular tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bergerak dengan bagian perut membengkak secara tidak wajar.
Ular piton itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 09.00 Wita. Kondisi tubuhnya, khususnya di bagian tengah, mengindikasikan adanya mangsa berukuran besar di dalam perut. Warga menduga ular tersebut baru saja memangsa seekor rusa sebelum akhirnya mati.
Peristiwa penemuan ular tersebut sempat terekam dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam salah satu unggahan akun Instagram @kendariinfo pada Minggu, 11 Januari 2026, terlihat ular piton tergeletak di tanah dengan ukuran kepala besar dan panjang tubuh yang disebut mencapai sekitar delapan meter.
Baca Juga : Viral Curhatan Warga Lereng Semeru, Minta Pindahkan Gunung
Dalam rekaman tersebut, tampak puluhan warga mengerumuni lokasi penemuan. Beberapa di antaranya mendekat untuk memastikan kondisi ular, bahkan mencoba membuka mulutnya menggunakan sebatang kayu guna memastikan apakah hewan tersebut masih hidup.
Berdasarkan keterangan warga, ular tersebut diduga merupakan jenis piton sawah, yang dikenal mampu memangsa hewan dengan ukuran relatif besar. Warga menduga kematian ular itu disebabkan oleh ukuran mangsa yang terlalu besar sehingga mengganggu sistem pernapasan atau organ vitalnya.
Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban manusia dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kemunculan ular berukuran besar di sekitar permukiman menimbulkan kekhawatiran warga, terutama terkait potensi konflik antara satwa liar dan manusia.
Warga berharap pihak terkait dapat meningkatkan pengawasan serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah penanganan satwa liar berbahaya, guna mencegah kejadian serupa yang berpotensi mengancam keselamatan warga di kemudian hari.
