Sebuah video yang memperlihatkan seorang nenek di Magetan, Jawa Timur, berusaha melunasi utang menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut diunggah melalui akun Instagram @nld_hy05.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mendatangi rumah sang nenek untuk menagih utang. Nenek tersebut kemudian menyerahkan sejumlah uang sebagai pembayaran. Namun, jumlah yang diberikan disebut belum mencukupi untuk melunasi kewajibannya.
Setelah itu, nenek tersebut masuk kembali ke dalam rumah dan keluar sambil membawa tambahan berupa bahan kebutuhan pokok, yaitu beras dan gula yang dibungkus dalam kantong plastik. Ia mencoba menjadikan kedua barang tersebut sebagai tambahan pembayaran utangnya.
Melihat hal tersebut, pria yang menagih utang justru menolak menerima beras dan gula tersebut. Ia meminta agar bahan kebutuhan pokok itu disimpan oleh sang nenek untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Momen tersebut kemudian menjadi viral di media sosial dan memunculkan berbagai tanggapan dari warganet. Banyak yang merasa terharu melihat upaya sang nenek untuk tetap bertanggung jawab terhadap kewajibannya meskipun dalam keterbatasan.
Di kolom komentar unggahan tersebut, seorang pengguna dengan akun @ptryolanda_ yang mengaku sebagai cucu dari nenek dalam video memberikan penjelasan terkait kondisi keluarganya. Ia menyampaikan bahwa neneknya memiliki lima anak yang selama ini membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk makan dan keperluan rumah tangga.
Menurutnya, keluarga juga telah membuka warung kecil di rumah agar sang nenek memiliki kegiatan sehari-hari. Ia menambahkan bahwa pihak keluarga beberapa kali telah membantu melunasi utang yang dimiliki neneknya.
Namun, sang nenek terkadang meminjam uang dari lembaga pinjaman keliling untuk membantu tetangga. Dalam kasus yang muncul dalam video tersebut, pinjaman disebut dibagi dua dengan tetangga yang dibantu.
Cucu sang nenek juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada warganet yang memberikan doa dan perhatian terhadap neneknya setelah video tersebut viral di media sosial.
