Keributan terjadi seusai pertandingan derby antara Sriwijaya FC melawan Sumsel United yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (24/1). Insiden tersebut diduga dipicu kekecewaan sejumlah suporter Sriwijaya FC setelah tim kebanggaan mereka menelan kekalahan telak dengan skor 0–5.
Berdasarkan informasi yang beredar, beberapa suporter turun ke area lapangan setelah peluit panjang dibunyikan. Dalam situasi tersebut, terjadi aksi pelemparan botol minuman dan kursi ke arah lapangan. Aparat keamanan yang berjaga bersama petugas stadion segera bergerak untuk meredam situasi dan mengamankan area pertandingan.
Pihak kepolisian membentuk barikade guna mencegah suporter mendekati pemain maupun ofisial kedua tim. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh pihak yang berada di dalam stadion.
Sepanjang jalannya pertandingan, situasi di stadion terpantau kondusif tanpa gangguan berarti. Kericuhan baru terjadi setelah laga berakhir dan Sriwijaya FC dipastikan kalah dalam pertandingan tersebut.
Beberapa menit setelah insiden, kondisi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring berhasil dikendalikan. Penonton kemudian diarahkan untuk meninggalkan stadion secara bertahap. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban luka serius akibat kejadian tersebut.
Rekaman video kericuhan tersebut beredar di media sosial dan salah satunya diunggah melalui akun Instagram @17photography_official.
