Healing ke Gunung Makin Diminati, Kenali Bahaya Hipotermia yang Mengintai Pendaki

Bahaya Hipotermia

Mendaki gunung kini semakin populer, terutama di kalangan anak muda yang menjadikan aktivitas tersebut sebagai cara untuk melepas penat atau healing. Tak sedikit pendaki yang memilih konsep tektok, yakni mendaki hingga puncak lalu turun kembali pada hari yang sama.

Di balik meningkatnya tren tersebut, terdapat risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, salah satunya hipotermia. Kondisi ini dapat membahayakan keselamatan jiwa apabila tidak dikenali dan ditangani dengan cepat.

Hipotermia merupakan kondisi ketika suhu inti tubuh turun hingga di bawah 35 derajat Celsius. Penurunan suhu tersebut menyebabkan berbagai organ tubuh tidak dapat bekerja secara optimal sehingga berpotensi mengancam nyawa.

Menurut dr. Yusda, tubuh manusia memerlukan suhu ideal agar seluruh sistem organ dapat berfungsi dengan baik. Saat suhu tubuh menurun, organ vital seperti jantung akan mengalami gangguan sehingga kemampuan memompa darah menjadi tidak maksimal.

Sebagai respons alami, tubuh akan berusaha menghasilkan panas melalui mekanisme menggigil. Proses ini memerlukan cadangan energi, terutama glukosa, agar suhu tubuh tetap terjaga.

Pada pendaki yang telah menghabiskan banyak tenaga selama perjalanan, cadangan energi tersebut dapat berkurang secara signifikan. Akibatnya, kemampuan tubuh untuk mempertahankan suhu dan melawan udara dingin menjadi semakin menurun.

Hipotermia juga dapat mengganggu distribusi oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Ketika pasokan oksigen berkurang, sel-sel tubuh, termasuk sel otak, tidak dapat berfungsi secara optimal sehingga dapat menyebabkan penurunan kesadaran hingga kondisi yang lebih serius.

Oleh karena itu, para pendaki disarankan mempersiapkan perlengkapan yang sesuai, mengenakan pakaian berlapis, mencukupi kebutuhan makanan dan minuman, serta mengenali tanda-tanda awal hipotermia. Persiapan yang matang menjadi langkah penting agar aktivitas mendaki tetap aman sekaligus menyenangkan.

Share

Scroll to Top