Seorang warga Kabupaten Bekasi bernama Ardiyansah harus berjuang menembus arus deras luapan Kali CBL saat hendak pulang ke rumah pada Kamis petang, 29 Januari 2026. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pulo Puter, Kecamatan Sukawangi, yang tergenang akibat meluapnya aliran sungai.
Dilansir dari infobekasi Ardiyansah, pemilik akun media sosial @cokpizz, mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa mendorong sepeda motor dalam kondisi jalan terendam air dengan arus yang cukup kuat. Saat itu, ia baru saja pulang bekerja dari Cikarang menuju rumahnya di wilayah Buni Bakti, Babelan.
Menurut penuturannya, kondisi Kali CBL masih normal ketika ia berangkat bekerja pada pagi hari. Namun, situasi berubah drastis saat sore hari ketika ia dalam perjalanan pulang. Genangan air sudah menutup akses jalan sehingga tidak memungkinkan untuk dilalui dengan berkendara.
“Berangkat kerja masih aman, tapi pas pulang air sudah tinggi dan arusnya deras, jadi motor harus didorong cukup jauh,” ujar Ardiyansah.
Ia menyebutkan mulai mendorong motornya sekitar pukul 18.12 WIB dan baru berhasil mencapai titik yang relatif aman sekitar pukul 19.30 WIB. Artinya, ia membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk melewati area yang tergenang luapan sungai tersebut.
Ardiyansah mengaku sempat merasa khawatir karena kuatnya arus air. Ia menyebut dorongan air cukup berbahaya dan berpotensi menyeret tubuhnya maupun kendaraan yang dibawanya.
“Arusnya bukan main, rasanya ngeri karena bisa kebawa air waktu dorong motor,” katanya.
Ia juga menuturkan, saat mulai mendorong motor, kondisi cuaca masih belum hujan. Namun, di tengah perjalanan, hujan deras disertai angin mulai turun dan membuat situasi semakin sulit.
“Hujan turun saat mulai gelap, jadi kondisi makin berat,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi gambaran dampak luapan sungai terhadap aktivitas warga, terutama pada jam pulang kerja. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penanganan luapan Kali CBL di lokasi tersebut, namun warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir dan arus deras, khususnya saat cuaca buruk.
