Sebuah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan momen tak terduga saat petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tengah menyusun ompreng untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Video tersebut menarik perhatian publik setelah memperlihatkan tumpukan wadah makanan yang tiba-tiba runtuh.
Dalam rekaman tersebut, petugas terlihat fokus menyusun ompreng di atas meja. Namun, tanpa disadari, salah satu susunan kehilangan keseimbangan dan jatuh. Kejadian itu kemudian memicu efek domino, di mana tumpukan ompreng lainnya ikut roboh dalam waktu singkat.
Peristiwa tersebut berlangsung cepat dan tidak menimbulkan korban luka. Meski demikian, kejadian itu sempat mengganggu proses penataan ompreng dan menimbulkan reaksi spontan dari petugas yang berada di lokasi.
Video tersebut kemudian menyebar luas dan menuai beragam komentar dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial menyoroti faktor teknis, seperti desain meja yang dinilai kurang memiliki penahan atau sandaran untuk mencegah tumpukan mudah jatuh. Ada pula yang menyarankan penggunaan rak khusus agar penyusunan ompreng lebih aman dan rapi.
Selain itu, sebagian warganet menanggapi kejadian tersebut dengan candaan, menyebut runtuhnya tumpukan ompreng menyerupai efek runtuh berantai. Meski dibalut humor, komentar tersebut juga mencerminkan perhatian publik terhadap aspek keamanan dan efisiensi dalam pelaksanaan program.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait evaluasi peralatan atau perubahan sistem penyusunan pascakejadian tersebut. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penataan peralatan kerja yang aman dan ergonomis, terutama dalam kegiatan yang melibatkan tumpukan barang dalam jumlah besar, guna mencegah gangguan operasional di kemudian hari.
