Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI mengumumkan rencana pemasangan iklan di layanan ChatGPT. Kebijakan ini akan diuji coba untuk pengguna ChatGPT versi Gratis dan ChatGPT Go di Amerika Serikat dalam beberapa waktu ke depan.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui blog resmi OpenAI pada Jumat (16/1) waktu setempat. OpenAI menyatakan bahwa kehadiran iklan menjadi salah satu strategi untuk menjaga agar layanan ChatGPT tetap dapat diakses secara gratis oleh pengguna yang belum berlangganan paket berbayar.
Dalam uji coba ini, iklan akan ditampilkan di bagian bawah percakapan ChatGPT dan disesuaikan dengan topik yang sedang dibahas pengguna. Meski demikian, OpenAI menegaskan bahwa pengguna tetap memiliki kendali penuh atas iklan yang muncul.
Pengguna dapat menutup iklan, melihat alasan mengapa iklan tertentu ditampilkan, serta menonaktifkan fitur personalisasi agar iklan tidak lagi berbasis minat. OpenAI juga memastikan iklan tidak akan ditayangkan kepada pengguna yang diperkirakan berusia di bawah 18 tahun.
OpenAI menegaskan bahwa paket berlangganan dengan harga lebih tinggi, seperti ChatGPT Plus, Pro, Business, dan Enterprise, tidak akan menampilkan iklan. Selain itu, perusahaan menekankan bahwa kehadiran iklan tidak akan memengaruhi jawaban yang diberikan oleh ChatGPT.
Menurut OpenAI, ChatGPT akan tetap mempertahankan prinsip “kemandirian jawaban”, sehingga respons chatbot tidak dipengaruhi oleh kepentingan pengiklan. Perusahaan juga menyatakan tidak akan menjual data pengguna kepada pihak pengiklan.
ChatGPT Go Sudah Hadir di Indonesia
Sebagai informasi, paket berlangganan ChatGPT Go telah tersedia di Indonesia sejak September 2025 dengan tarif Rp75.000 per bulan. Paket ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan fitur tambahan dengan biaya lebih terjangkau dibandingkan paket premium lainnya.
OpenAI menyebutkan bahwa monetisasi melalui iklan bertujuan untuk mendukung pengembangan kecerdasan umum buatan atau artificial general intelligence (AGI). Perusahaan menyatakan bahwa langkah ini diharapkan dapat membantu menghadirkan manfaat teknologi AI bagi masyarakat luas.
“Seiring kami mulai menguji format iklan pertama dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, kami menantikan masukan dari pengguna serta memastikan iklan dapat mendukung akses luas ke AI sekaligus mempertahankan kepercayaan pengguna,” tulis OpenAI dalam pernyataannya.
