Apple Gandeng Google, Perkuat Apple Intelligence dengan Teknologi AI Gemini

Apple dan Google

Apple menjalin kerja sama strategis dengan Google untuk memperkuat pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di ekosistem perangkatnya. Dalam pengumuman yang disampaikan pada Senin (12/1) waktu setempat, Apple mengonfirmasi akan memanfaatkan model AI Gemini beserta teknologi komputasi awan milik Google sebagai fondasi Apple Intelligence generasi terbaru.

Kolaborasi multi-tahun ini menandai langkah penting bagi Apple, yang selama ini dikenal mengutamakan pengembangan teknologi secara internal. Salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah peningkatan kapabilitas asisten suara Siri agar menjadi lebih personal dan cerdas. Siri versi terbaru ini dijadwalkan mulai diperkenalkan kepada publik pada tahun ini.

Dalam pernyataan resminya, Apple menjelaskan bahwa pemilihan Google dilakukan setelah melalui proses evaluasi yang mendalam. Apple menilai teknologi AI Google mampu memberikan fondasi yang kuat bagi pengembangan Apple Foundation Models yang akan menjadi tulang punggung fitur kecerdasan buatan di perangkat Apple.

Melalui kesepakatan ini, Apple membuka peluang hadirnya pengalaman AI yang lebih canggih bagi lebih dari dua miliar perangkat aktif, termasuk iPhone, iPad, dan Mac. Fitur-fitur baru berbasis Apple Intelligence diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan pengguna dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Baca juga : Apple Dikabarkan Siapkan iPhone Berkamera 200 MP

Meski menggandeng Google, Apple menegaskan bahwa aspek keamanan dan privasi data pengguna tetap menjadi prioritas utama. Apple Intelligence akan dijalankan melalui pemrosesan di dalam perangkat (on-device) serta sistem Private Cloud Compute milik Apple, dengan standar perlindungan data yang ketat. Apple memastikan bahwa penggunaan teknologi pihak ketiga tidak mengurangi komitmen perusahaan terhadap privasi pengguna.

Langkah ini dinilai memperkuat posisi Alphabet, induk perusahaan Google, dalam persaingan industri AI global, khususnya dalam menghadapi pemain lain seperti OpenAI. Sebelumnya, Apple telah mengintegrasikan ChatGPT ke dalam sistemnya pada akhir 2024. Namun, dengan kesepakatan terbaru ini, Gemini diproyeksikan menjadi fondasi utama Apple Intelligence, sementara ChatGPT berperan sebagai pendukung untuk kebutuhan tertentu yang lebih kompleks.

Pengumuman kerja sama tersebut langsung mendapat respons positif dari pasar. Mengutip laporan Reuters, valuasi pasar Alphabet dilaporkan meningkat hingga melampaui USD 4 triliun setelah kabar kolaborasi ini dirilis.

Di sisi lain, kerja sama ini juga menuai kritik. CEO Tesla, Elon Musk, menyampaikan pandangannya melalui platform X dengan menyebut aliansi Apple dan Google sebagai bentuk konsentrasi kekuasaan yang berlebihan, mengingat dominasi Google di berbagai sektor teknologi.

Sementara itu, laporan TechCrunch menyebutkan bahwa nilai kesepakatan belum diumumkan secara resmi. Namun, sejumlah rumor mengindikasikan Apple kemungkinan mengeluarkan dana sekitar USD 1 miliar untuk mengakses teknologi Gemini. Siri generasi terbaru yang ditenagai Gemini diperkirakan akan diluncurkan pada musim semi tahun ini.

Share

Scroll to Top