Daftar 9 Negara Penghasil Perak Terbesar Dunia, Peluang Investor!

Perak Dunia

Selain emas, perak menjadi salah satu komoditas yang menarik perhatian investor global. Logam putih ini memiliki peran ganda, yakni sebagai aset lindung nilai sekaligus bahan baku penting bagi berbagai sektor industri. Namun, data dari US Geological Survey (USGS) menunjukkan bahwa produksi perak dunia pada 2024 justru mengalami sedikit penurunan, meski permintaan terus meningkat. Informasi ini juga didukung oleh data Mining Data Online (MDO) dan UN Comtrade.

Menariknya, sebagian besar perak global dihasilkan sebagai produk sampingan dari penambangan logam lain, seperti tembaga, seng, dan timbal. Karena itu, lokasi dan stabilitas negara produsen menjadi faktor penting dalam membaca arah pasokan serta potensi investasi perak.

1. Meksiko

Meksiko tercatat sebagai produsen perak terbesar di dunia pada 2024, dengan produksi sekitar 6.300 metrik ton. Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan negara di posisi kedua. Sejarah panjang pertambangan perak serta lingkungan investasi yang relatif kondusif menjadikan sektor ini sebagai tulang punggung industri mineral nasional.

2. China

China menempati peringkat kedua dengan produksi sekitar 3.300 metrik ton perak. Sebagian besar dihasilkan sebagai produk sampingan dari tambang timbal, seng, tembaga, dan emas. Meski produksi sedikit menurun akibat penurunan kadar bijih di tambang lama, kontribusinya terhadap pasokan global tetap besar.

3. Peru

Peru menghasilkan sekitar 3.100 metrik ton perak pada 2024. Walaupun tembaga masih menjadi komoditas utama, perak tetap memegang peranan penting. Produksinya sangat bergantung pada aktivitas tambang tembaga skala besar dan kerap dipengaruhi faktor sosial serta kualitas bijih.

4. Bolivia

Bolivia mencatat produksi sekitar 1.300 metrik ton perak. Logam ini memiliki peran signifikan dalam struktur ekspor mineral negara tersebut. Aktivitas pertambangan terpusat di wilayah dataran tinggi, dengan tingkat produksi yang cenderung fluktuatif.

5. Polandia

Polandia menghasilkan sekitar 1.300 metrik ton perak pada 2024. Produksi ini sebagian besar berasal dari hasil sampingan tambang tembaga, menjadikannya salah satu kontributor utama perak di kawasan Eropa.

Baca Juga : Strategi Investasi Emas yang Perlu Diperhatikan di 2026

6. Chili

Chili memproduksi sekitar 1.200 metrik ton perak dalam setahun. Hampir seluruh produksi berasal dari tambang tembaga, sehingga output perak sangat bergantung pada kondisi pasar logam dasar tersebut.

7. Rusia

Rusia mencatat produksi perak sekitar 1.200 metrik ton. Tambang perak tersebar di berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang menantang. Meski menghadapi sejumlah hambatan eksternal, kontribusinya tetap signifikan di tingkat global.

8. Amerika Serikat

Amerika Serikat menghasilkan sekitar 1.100 metrik ton perak per tahun. Produksi berasal dari tambang perak murni serta hasil sampingan tambang emas dan logam dasar. Sebagian besar perak digunakan untuk memenuhi kebutuhan domestik.

9. Australia

Australia memproduksi sekitar 1.000 metrik ton perak, yang berasal dari tambang timbal, seng, dan emas. Stabilitas ekonomi serta tingginya permintaan domestik menjadikan sektor pertambangan peraknya relatif konsisten.

Gambaran Pasokan Global

Daftar 9 negara penghasil perak terbesar ini menunjukkan bahwa dinamika produksi perak tidak hanya ditentukan oleh harga pasar, tetapi juga oleh kebijakan pertambangan, kondisi politik, serta perkembangan industri logam dasar di negara produsen. Informasi ini dapat menjadi referensi awal bagi investor untuk memahami arah pasokan global dan membaca peluang investasi.

Share

Scroll to Top