Permintaan terhadap sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) custom untuk kebutuhan industri dilaporkan terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Sejumlah sektor seperti manufaktur, farmasi, dan industri pengolahan makanan mulai beralih dari penggunaan unit standar pabrikan ke sistem pabrikasi khusus, terutama pada komponen Air Handling Unit (AHU) serta coil evaporator dan condenser. Tren ini muncul seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap sistem pendingin yang lebih efisien dan presisi.
Peningkatan permintaan tersebut didorong oleh tuntutan efisiensi energi serta kebutuhan stabilitas suhu yang lebih akurat dalam proses produksi. Beberapa perusahaan menilai unit HVAC standar tidak lagi mampu mengakomodasi kondisi operasional industri yang semakin kompleks. Oleh karena itu, sistem custom dinilai lebih sesuai karena dapat dirancang mengikuti karakteristik dan kebutuhan masing-masing fasilitas.
Kawasan industri di wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor, Karawang, dan Tangerang tercatat sebagai area dengan permintaan HVAC custom tertinggi. Industri di wilayah tersebut umumnya membutuhkan unit dengan ukuran, kapasitas, dan material yang beragam, menyesuaikan dengan jenis proses produksi dan tata letak bangunan. Kondisi ini mendorong berkembangnya layanan pabrikasi HVAC yang lebih fleksibel.
Di tengah tren tersebut, PT Central Coolindo Lestari menjadi salah satu perusahaan yang aktif menangani proyek pabrikasi AHU dan coil custom. Berdasarkan data internal perusahaan, permintaan pembuatan AHU custom mulai meningkat sejak 2023, khususnya dari sektor manufaktur dan fasilitas produksi yang memerlukan sistem pendingin terintegrasi dengan peralatan lain di lapangan.
Tim teknis Central Coolindo menyebutkan bahwa kebutuhan HVAC di lapangan sering kali berbeda jauh dari spesifikasi unit standar. Banyak fasilitas industri memiliki unit lama yang perlu diretrofit atau ditingkatkan agar tetap kompatibel dengan sistem yang sudah ada. Proses pabrikasi HVAC custom umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengukuran lapangan, perhitungan beban panas (heat load), penentuan spesifikasi coil, hingga penyesuaian ukuran casing AHU dan integrasi dengan ducting, kompresor, serta sistem kontrol.
Pendekatan tersebut memungkinkan unit HVAC yang dihasilkan memiliki tingkat presisi lebih tinggi dan mampu beroperasi sesuai kebutuhan spesifik industri. Selain itu, sistem custom juga dinilai lebih adaptif terhadap perubahan konfigurasi atau pengembangan fasilitas di masa mendatang.
Di sisi lain, sektor HVAC industri juga menghadapi tantangan meningkatnya biaya operasional. Hal ini mendorong perusahaan untuk lebih selektif dalam memilih material coil, ketebalan komponen, pengaturan airflow AHU, serta sistem pendingin yang mudah dirawat. Tren lain yang berkembang adalah meningkatnya permintaan rebuild atau retrofit unit lama, terutama di pabrik yang telah beroperasi lebih dari satu dekade, guna mempertahankan performa tanpa harus mengganti seluruh sistem.
PT Central Coolindo Lestari menyatakan bahwa layanan pabrikasi custom memberikan fleksibilitas lebih bagi industri dalam memenuhi kebutuhan spesifik mereka. Perusahaan ini menangani proyek dari berbagai sektor, termasuk manufaktur, gudang penyimpanan, cold storage, hingga fasilitas berstandar clean room. Informasi resmi terkait layanan perusahaan dapat diakses melalui situs www.centralcoolindo.co.id
