Sebuah video yang memperlihatkan aksi penjambretan telepon genggam saat siaran langsung (live) di media sosial viral dan menjadi perbincangan warganet. Peristiwa tersebut terekam secara tidak sengaja karena korban tengah melakukan siaran langsung ketika kejadian berlangsung.
Dalam unggahan yang beredar, korban mengaku sudah merasa curiga sejak awal. Ia bahkan sempat memperingatkan rekannya untuk waspada terhadap keberadaan ponsel.
“Saya sudah curiga, makanya saya suruh awasi ponselnya. Saya juga sudah pegang kuat-kuat,” tulisnya dalam keterangan unggahan.
Korban menyebut dirinya telah memperhatikan suara serta bayangan sepeda motor yang melintas di sekitar lokasi. Saat bayangan kendaraan tersebut semakin mendekat, ia berusaha menggenggam ponselnya lebih erat. Namun, dalam hitungan detik, seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor diduga langsung merampas perangkat tersebut.
Akibat kejadian itu, siaran langsung yang sedang berlangsung terputus secara tiba-tiba karena aplikasi otomatis tertutup saat ponsel berpindah tangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan telepon genggam di ruang publik, terutama ketika berada di area yang rawan tindak kejahatan. Mengurangi penggunaan ponsel secara mencolok serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dapat membantu meminimalkan risiko menjadi korban kejahatan jalanan.
